jump to navigation

Profesi October 25, 2007

Posted by misterpawank in Opini.
trackback

Dalam upaya mencari jati diri, harus di tetapkan suatu orientasi akan profesi sesuai dengan tingkat ketertarikan kita akan bidang tertentu supaya menjadi tergambar suatu target dalam membentuk masa depan yang menjajikan. Apa yang kita jalani sekarang bukanlah suatu yang bersifat statis, tapi hanya menjadi batu loncatan menuju peningkatan profesi yang lebih baik seiring dengan berputarnya waktu. Konsep hidup yang terpadu akan memberikan gambaran yang dapat membantu mencapai cita-cita secara menyeluruh, karenanya profesi menjadi erat kaitannya dengan konsep hidup yang terstruktur sebagaimana yang terpapang dalam cita-cita seseorang. Jika kita memiliki struktur hidup menuju kesempurnaan dalam diri kita, akan bisa di implementasikan secara lengkap dalam hidup dan akan bermanfaat dan dapat di nikmati dalam waktunya nanti.

Bagian-bagian pengalaman dan pengetahuan tertentu menyempurnakan esensinya dengan jalan keluar dari potensialitas menuju batasan-batasan aktualitas melalui penguasaan bidang tertentu yang di peroleh selama proses pencarian jati diri. Jika kita tidak menetapkan orientasi profesi dan menganggapnya suatu yang terpisah dan berjalan apa adanya, maka tidak akan mendapatkan manfaat yang berarti dari kehidupannya dan kebahagiaannya, tidak akan sempurna sehingga memperkuat alasan mendapat predikat orang yang buta akan masa depan, tidak memilki pandangan dan tidak kreatif dan layak di sebut sebagai jiwa-jiwa yang dalam keadaan tertentu terpisah dari badannya.

Profesi haruslah berdiri tegak menopang semua kebutuhan dalam esensi hidup dan substansinya harus membutuhkan keterkaitan dengan sumber-sumber yang ada dalam diri, maka itu akan naik menuju status yang lebih tinggi dan memasuki jajaran para kaum yang berkecukupan bahkan lebih dari itu. Begitu beartinya profesi sehingga kita harus hati-hati dalam memilih dan menjalankannya karena disinilah arti hidup yang sesungguhnya untuk mencapai apa yang kita idamkan.
Dan katakanlah, “Bekerjalah”. Allah akan melihat pekerjaanmu, (juga) Rasul-Nya dan orang beriman. Kamu akan dikembalikan kepada (Allah), Yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata kelihatan. lalu Ia akan memberitahukan kepadamu apa yang kamu lakukan.
(Q.S. 9 Surat At Taubah Ayat 105)

Comments»

No comments yet — be the first.